Quick Info
 

Inspektorat Soroti Pelayanan Sektor Perizinan Buntut Keluhan PT Adiguna Quarindo Utama

Kamis, 4 Desember 2014 | 07:45:59 WIB
 
 

SERANG, BANPOS – Inspektorat Kabupaten Serang menyoroti sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memiliki kewenangan dalam proses penerbitan perizinan. Hal tersebut dilontarkan tak lepas dari keluhan PT Adiguna Quarindo Utama yang merasa dipingpong terkait pembuatan izin usaha tambang di Desa Puloampel, Kecamatan Puloampel. 

Inspektur Kabupaten Serang, Rachmat Jaya mengatakan, adanya keluhan yang muncul merupakan bentuk dari belum optimalnya pelayanan. Seharusnya retribusi atau pungutan yang diambil dari masyarakat harus berbanding lurus dengan pelayanan yang diberikan. 

“Jangan sampai kemudian retribusi diambil, tapi pelayanan yang diberikan tidak optimal.  Sampai empat bulan izin tidak keluar, kan itu bagaimana?" ujar Rachmat.

Sekedar diketahui, sebelumnya PT Adiguna Quarindo Utama mengeluhkan pelayanan proses perizinan di Pemkab Serang. Pasalnya, Staf Operasional PT Adiguna Quarindo Utama Mairob Yudarman mengaku telah dipingpong dalam mendapatkan kepastian usaha di Desa Puloampel. 

Mairob menyatakan, pihaknya sudah sekitar empat bulan sejak permohonan perizinan itu dimasukan ke Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM). Namun sudah empat bulan berlalu izin usaha penambangan tidak juga diterbitkan. 

Kepala BPTPM Kabupaten Serang, Deddy Setiadi mengaku, bahwa pihaknya belum bisa menerbitkan izin penambangan kepada PT Adiguna Quarindo Utama karena sengketa tanah antara PT Adiguna dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II belum selesai dan masih terus berlanjut. 

"Kalau mau di lahan itu (yang disengketakan dengan PT Pelindo), izin yang lama harus dicabut dulu. Masak kita ngasih izin di atas izin," kata Deddy, kemarin. 

Deddy membantah, jika selama ini pihaknya telah mempingpong PT Adiguna dalam proses penerbitan pengajuan izin. 

"Itu di sana kan ada konflik tanah, masuknya ke perdata. Itu di pengadilan, bukan ranah kita. Justru kita mah sangat koperatif membantu kedua belah pihak jangan sampai ada yang dirugikan," tuturnya.(DWA/ENK)

 

Fields with * are required.

Komentar

No results found.

Berita Lainnya

JADWAL SHOLAT

FOTO KEGIATAN

#

Online Chat

Social Media

#
#
#
#

Hukum Inspektorat

TAUTAN

# # # # # #

FACEBOOK

 

TWITTER